Oleh : Gus Muhammad Basis

Allah SWT menciptakan segala sesuatu, pasti menyimpan “rahasia” atas yang apa-apa diciptakan-Nya tersebut. Sekian ratus tumbuhan menyimpan “rahasia” sebagai penyembuh berbagai penyakit. Ratusan jenis bebatuan (batu mulia) ternyata mengandung berbagai khasiat. Bahkan, air ternyata menyimpan rahasia penyembuhan. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa air mampu menangkap getaran energi/ hati manusia dan alam sekitarnya. Allah SWT juga menyimpan “misteri”, mengapa Ka’bah terletak di Mekkah ?. Mengapa para nabu/ rosul banyak diturunkan di Jazirah Arab ?. Mengapa Baitul Maqdis terletak di Palestina dan lain sebagainya. Itulah rahasia Kekuasaan dan Kehendak Allah, karena Dia Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak atas apapun di semesta-raya ini.

Dari dua belas bulan yang ada, Allah SWT menyimpan rahasia, keutamaan, keistimewaan dan “kekeramatan” di bulan Ramadhan, Muharram, Rajab dan Sya’ban. Khusus di bulan Muharram atau Asyura atau bulan Suro (orang Jawa menyebut), Allah menyimpan berbagai keutamaan dan “kekeramatan”. Pada bulan Suro (Muharram) tersebut, berbagai “kejadian mukjizat” ditampakkan oleh Allah SWT, antara lain :

• Allah SWT pertama kali menciptakan alam semesta.

• Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS.

• Nabi Adam AS bertaubat kepada Allah SWT dan diterima oleh-Nya.

• Allah SWT mengangkat Nabi Idris AS ke langit.

• Allah SWT menyelamatkan Nabi Nuh AS dan kaumnya dari banjir selama 6 bulan 10 hari.

• Nabi Ibrahim AS lahir di muka bumi.

• Allah SWT menerima taubat NabiIbrahimAS.

• Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim AS dari pembakaran oleh raja zalim Namrud.

• Allah SWT menurunkan Kitab Taurat kepada NabiMusaAS.

• Nabi Yusuf AS diselamatkan Allah SWT dari sumur tua dipadangpasir. Nabi Yusuf dibuang ke sumur oleh para saudaranya yang sangat jahat padanya.

• Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara karena fitnah Zulaihah.

• Nabi Yakub AS disembuhkan dari penyakit butanya.

• Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya, untuk menyelamatkan kaumnya dari kejaran bala tentara raja Fir’aun yang biadab.

• Allah SWT menyelamatkan Nabi Yunus AS yang ditelan ikan paus besar. Nabi Yunus AS terdera 40 hari 40 malam di perut ikan paus, hingga Allah SWT mengeluarkannya dari ikan paus tersebut.

• Nabi Ayub AS disembuhkan dari penyakit super-berat yang tak tersembuhkan.

• Allah SWT mengampuni kesalahan NabiDawudAS.

• Allah SWT pertama kali menurunkan rahmat.

• Allah SWT pertama kali menurunkan hujan.

• Allah SWT menganugerahkan kerajaan sangat besar pada NabiSulaimanAS.

• Lauhil-Mahfudz diciptakan Allah SWT.

• ‘Arasy diciptakan Allah SWT.

• Allah SWT menciptakan MalaikatJibrilAS.

• Allah SWT mengangkat Nabi Isa AS ke langit.

• Allah SWT menyelamatkan Ka’bah dari bencana banjir besar.

• Hari kiamat terjadi (di Bulan ‘Asyura).

Sudah selayaknya kita menggali rahasia, mengapa Allah SWT menurunkan anugerah-anugerah di atas pada bulan ‘Asyura. Kita berhak berkeyakinan bahwa bulan ‘Asyura adalah bulan yang sangat istimewa dan penuh rahmat-berkah. Kita tidak salah bila pada bulan ‘Asyura tersebut melakukan ritual (berdoa secara sangat khusus), bermunajat langsung pada Allah SWT. Melakukan ritual pada bulan Suro, asal dilakukan dengan lurus dan sesuai tuntunan Nabi, maka kita akan diguyuri berbagai rahmat dan berkah dari Allah SWT. Secara hakekat-spiritual, bermunajat (mengajukan permohonan/hajat tertentu, seperti melimpahnya kekayaan, sukses bisnis, mendapat keturunan, perjodohan, “kesaktian diri”, kewibawaan, kharisma, dicintai semua orang, karir melejit, kesembuhan, tenteram batin/rumah tangga, dihindarkan dari berbagai penyakit/musibah/fitnah dan lain sebagainya) di bulan Suro (‘Asyura) adalah perbuatan sangat mulia dan diridhoi Allah SWT.

Bila Allah SWT berkenan mengguyurkan berbagai anugerah kepada para nabi/ rasul dan Dia menciptakan alam, arasy, lauhil-mahfudz, malaikat, dll di bulan ‘Asyura, maka, secara logika-spiritual, Allah SWT juga akan SANGAT BERKENAN mengabulkan berbagai permohonan kita di bulan tersebut, asalkan permohonan kita itu, disampaikan secara benar dan khusus. Artinya, doa/ munajat/ ritual yang kita lakukan harus melalui “ijazah” khusus. “Pengijazahan” adalah bentuk “penurunan” materi-keilmuan yang terkemas dengan jelas struktur sumber pemberi “ilmu” dari jaman dulu hingga sekarang. Kita meyakini bahwa sumber keilmuan tersebut berasal dari Allah, diturunkan ke Malaikat Jibril, diwahyukan ke Rasulullah, “diijazahkan” ke para sahabat, ke para tabi’in, ke para waliyullah, ke para “pinisepuh/ kyai”dan berakhir “diijazahkan” ke kita. Maka, kita harus berdoa, semoga dengan kita BERMUNAJAT SECARA KHUSUS (melalui “pengijazahan ilmu” secara khusus) di bulan Suro (‘Asyura) ini, Allah SWT berkenan mengabulkan berbagai permohonan/ hajat kita, amin ya robbal ‘alamin. Kun fayakuun….Maasya Allah…!.

About mediainformasianda

Semua aktivitas hanya untuk meraih ridho Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s